Red Meter Franking

SHELL

RMF - Shell - Djakarta 125

Prangko meter SHELL (Motor Oil) – Djakarta (18 Juli 1959) dengan nomer 125, menggunakan mesin Francotyp “Cc” tanpa nomer seri pemrangkoan. Dalam nominal “Sen” dengan formasi *0000.

Advertisements
Standard
Red Meter Franking

Citibank

RMF - Citybank - Jakarta Pusat 1

Variasi Pertama Citibank – Jakarta Pusat, 26 Juni 1996

Prangko meter Citybank menggunakan mesin prangko Pitney Bowes 5000, dengan kotak persegi 29x22mm dilengkapi perforasi diluarnya.Dalam kotak prangko terdapat tulisan REPUBLIK INDONESIA dan harga prangko berada lebih rendah apabila ditarik garis lurus dengan tanggal pada cap kota. Tulisan “Rp” berada di pojok kanan bawah. Continue reading

Standard
Red Meter Franking

Algemene Bank Nederland NV. (ABN)

RMF - 826 - Algemene Bank Nederland - JakartaPrangko Meter Algemene Bank Nederland NV. (ABN, saat ini menjadi ABN Amro Bank) menggunakan mesin Francotyp “Cc” dengan variasi DA4. Nomer prangko meter 826. dimana jarak antara Prangko dengan Cap Kota lebih dekat. Tanpa nomer pemrangkoan dan dalam nominal sen (00000).

Standard
Red Meter Franking

Agen Pos ADYA PAKET INTERNUSA – Jakarta Pusat

RMF - Agen Pos ADYA PAKET INTERNUSA - Jakarta SelatanPrangko Meter dari Agen Pos ADYA PAKET INTERNUSA. Central Plaza Lt.9, Jl.Jenderal Sudirman No.47.  Jakarta Pusat. Menggunakan mesin Hasler “Mailmaster” variasi DD3.A dimana lebar prangko 33mm. Terdapat slogan “Gunakanlah Kodepos”.

Standard