Onta, Dubai – UAE

Uni Emirat Arab - Camel

Kartupos bergambar Unta Arab dengan gambar sisipan iring-iringan unta dilatar belakangi kota Dubai, Uni Arab Emirates, bercap pos tanggal 10 Maret 2015.

Unta Arab (Camelus dromedarus) merupakan salah satu dari hewan jenis unta, spesien lainnya adalah Unta Bactrianus. Unta Arab memiliki punuk dipunggung sebanyak 1 dan Bactrianus sebanyak 2 punuk.

Unta mencapai tinggi 3 m dan tinggi pundak 2,20  m. Kakinya panjang, dan lehernya yang panjang itu bungkuk. Telinganya kecil, matanya berbulu mata panjang dan hidungnya dapat ditutup sebagai perlindungan terhadap pasir yang berterbangan. Kakinya terdiri atas dua jari yang terikat pada telapak dengan suatu lipatan kulit. Pada dada dan persendiannya terdapat bantalan kapalan. Rumus giginya ialah 1.1.3.3/ 3.1.2.1. Karena bibirnya berdaging tebal dan di sebelah mulutnya ada papilla-papila panjang, maka unta dapat memakan makanan keras dan berduri. Hampir semua jenis tanaman kering dimakannya. Sewaktu makanan melimpah, dipunuknya di timbun persediaan lemak.

Unta dromedari lebih langsing dari pada unta baktria dan berbulu lebih pendek. Warnanya juga lebih bervariasi. Tak jarang ada hewan berbercak putih, tetapi unta dromedary yang putih seluruhnya paling disukai. Pada unta jantan terdapat kantung tenggorokan yang digelembungkan bila ada betina.

Punuk, yang dapat mencapai berat maksimal 40 kg, hanya dapat dianggap sebagai persediaan energy. Seekor unta dromedari tak minum untuk hari depannya, melainkan sebenarnya untuk masa lampaunya. Ia minum air hanya sebanyak yang hilang sejak pengisian terakhir, oleh karena berkeringat, buang air kecil, dan buang air besar. Secara relative, ia hanya kehilangan sedikit air, terutama oleh karena suhu tubuhnya berubah-ubah. Unta dromedari yang haus dapat menaikkan suhu badannya hingga 60C tanpa menderita demam. Pada musim salju dan bila hewan ini tidak sedang haus, variasi suhu badan sehari-hari hanya 20C .Bulu tebalnya juga memberika perlindungan baik supaya tidak kehilangan panas.

Seekor unta dromedary dapat bertahan terhadap sangat berkurangnya air, lebih dari sepertiga berat badan dapat hilang. Ia dapat hidup lebih lama tanpa air daripada hewan manapun. Air dihisap dari jaringan dan sel-sel, sedangkan kadar serum darah hampir konstan, sehingga darah tetap bersirkulasi tanpa halangan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s