Museum Mandala Bhakti Semarang

Indonesia - Museum Mandala Bhakti Semarang

Museum Mandala Bhakti, Photography and design by Bryan Jonathan, Indonesia, 2015.

Museum Mandala Bhakti adalah museum yang terdapat di Semarang Jawa Tengah. Museum ini adalah museum perjuangan TNI yang terletak di Jalan Soegijapranata No. 1 tepat berhadapan dengan monumen Tugu Muda.

Bangunan museum ini awalnya bernama Raad van Justitie (Gedung Pengadilan Tinggi) bagi golongan rakyat Eropa di Semarang. Maka tidaklah heran apabila massanya sedemikian formal dan kaku. Perancangnya adalah arsitek I. Kuhr E. dari Firma Ooiman dan van Leeuwen. Bangunan ini terletak frontal dari arah jalan Pemuda tepat di depannya adalah lapangan Tugumuda (d.h Wilhelmina plein). Melihat dari tahun berkaryanya Ir. Kuhr E. di Indonesia, diperkirakan bahwa bangunan Raad van Justitie ini dibangun sekitar tahun 1930. Tahun 1950-an bangunan ini digunakan oleh Kodam IV Diponegoro sebagai Markas Besar Komando Wilayah Pertahanan II.

Bangunan ini kemudian difungsikan sebagai museum yang diberi nama Museum Mandala Bhakti atau biasa disebut Museum Perjuangan TNI. Peresmian museum ini dilakukan oleh Mayor Jenderal Soegiarto pada 1 Maret 1985. Museum ini menyimpan beberapa koleksi tentang data, dokumentasi, persejnjataan TNI baik yang tradisional hingga senjata yang modern. Serta alat-alat yang digunakan untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada halaman depan terdapat sebuah prasasti besar yang berisikan Sapta Marga prajurit. Memasuki lantai dua, pengunjung akan disambut patung Panglima Besar Sudirman. Di belakang patung tersebut terdapat ruangan yang dulu difungsikan sebagai ruang pengadilan. Sementara disekitarnya terdapat berbagai lukisan yang menggambarkan sejarah pertempuran TNI lengkap dengan ornamen-ornamen bangunan khas Belanda. Pada bagian lainnya, terdapat kendi besar bertuliskan “Kendi Manunggal TNI-Rakyat” tertanggal 5 Oktober 2003. Kendi itu menggambarkan perjuangan TNI yang tidak lepas dari dukungan rakyat.

Dari jendela Museum Mandala Bhakti, pengunjung bisa melihat pemandangan diseputar Tugu Muda. Di seberangnya masih berdiri kokoh gedung perusahaan kereta api masa Hindia Belanda yang kini lebih dikenal dengan Lawang Sewu. Dibagian lain pengunjung akan melihat gedung Pandanaran yang saat ini digunakan oleh Pemerintah Kota Semarang.

Terima kasih Jessica Corli, DKI Jakarta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s