Taman Safari Indonesia di Cisarua, Bogor

Indonesia - Taman Safari Indonesia - Bogor

Taman Safari Indonesia terletak di Desa Cibeureum Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat atau yang lebih dikenal dengan kawasan Puncak. Taman ini berfungsi menjadi penyangga Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di ketinggian 900-1800 m di atas permukaan laut, serta mempunyai suhu rata-rata 16 – 24 derajat Celsius.

Taman Safari Indonesia dibangun pada tahun 1980 pada sebuah perkebunan teh yang sudah tidak produktif lagi seluas 50 hektare. Taman ini ditetapkan sebagai Obyek Wisata Nasional oleh Soesilo Soedarman, Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi pada masa itu dan diresmikan menjadi Pusat Penangkaran Satwa Langka di Indonesia oleh Hasyrul Harahap, Menteri Kehutanan pada masa itu, pada tanggal 16 Maret 1990. Kini, luas Taman Safari telah berkembang menjadi 168 hektare dan dilengkapi dengan berbagai sarana edukasi dan rekreasi serta mengadakan safari malam pada saat akhir pekan dan libur panjang.

Taman Safari Indonesia (TSI) merupakan lembaga konservasi yang telah berkiprah selama lebih dari 28 tahun. TSI telah diakui mampu mengelola dengan baik satwa-satwa yang tinggal di dalamnya yang berasal dari 5 benua dengan latar belakang perilaku dan habitat yang berbeda. Dengan pengalaman di bidang konservasi yang panjang ditambah pengakuan serta apresiasi dari dalam dan luar negeri, TSI mendapatkan akreditasi sebagai lembaga konservasi terbaik di Indonesia, yang merupakan sebuah pengakuan untuk pengelolaan satwa dan infrastruktur penunjangnya.

Kiprah TSI dalam dunia konservasi telah dimulai bahkan sebelum TSI dibuka ketika ikut menyukseskan Operasi Ganesha pada tahun 1982. Selanjutnya TSI terus berupaya mengemban misi konservasi baik secara eksitu maupun insitu antara lain dengan mendirikan Pusat Latihan Gajah Sumatera (PLG) di Lampung, Bengkulu dan Aceh, mendirikan Sumatran Rhino Sanctuary (SRS) di Way Kambas, mendirikan rumah sakit gajah di Lampung dan Riau, melakukan pelepasliaran burung curik Bali di Taman Nasional Bali Barat, hingga mengeksekusi proses penyelamatan dan relokasi harimau Sumatera dari Aceh ke Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dan Taman Nasional Bukit Sembilang. TSI pun dipercaya oleh IUCN sebagai satu-satunya lembaga konservasi di dunia untuk penyelamatan harimau Sumatera dengan mendirikan pusat penangkarannya di Cisarua, Bogor-Jawa Barat.

Taman Safari Indonesia juga membuka tempat wisata di daerah lain yaitu Taman Safari Indonesia 2 terletak di lereng Gunung Arjuna, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Bali Safari & Marine Park di desa Serongga, Kecamatan Gianyar, Bali dan Batang Dolphins Center di Pantai Sigandu, Kabupaten Batang, Jawa Tengah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s