That Luang, Laos

That Luang, Laos

Kartupos bergambar That Luang, Laos. Terima kasih Riesta Emy, Tangerang.

Pha That Luang (Candi Besar, Indonesia) adalah sebuah candi besar Budha yang dilapisi emas. Candi ini terletak di pusat kota VientianeLaos. Diyakini, dibuat pada Abad Ketiga, candi ini telah mengalami beberapa renovasi sampai tahun 1930. Monumen penting ini dijadikan lambang negara Laos.

Pha That Luang pada awalnya dibangun sebagai candi Hindu pada abad ketiga. Para penyebar agama Budha dikirimkan oleh Raja Asoka dari Kerajaan Maurya, termasuk Bury Chan atau Praya Chanthabury Pasithisak dan lima biarawan Arahata yang membawa suatu relik suci (diyakini tulang dada Sang Buddha) ke candi.

Pha That Luang dibangun kembali pada abad ke-13 sebagai candi Khmer yang kemudian jatuh dalam kehancuran. Pada abad pertengahan abad ke-16, Raja Setthathirath memindahkan ibukot dari Luang Prabang ke Vientiane dan memugar Pha That Luang pada tahun 1566. Pada pemugarannya, candi yang berlokasi sekitar 4 kilometer dari pusat Vientiane di ujung Jalan That Luang ini kemudian dibuat pondasi yang dengan masing-masing pondasi memiliki panjang 69 meter dan tinggi 45 meter dengan dikelilingi oleh 30 stupa kecil.

Pada tahun 1641, seorang utusan Belanda dari VOC, (Perusahaan Hindia Timur) Gerrit van Wuysoff, mengunjungi Vientiane dan diterima oleh Raja Sourigna Vongsa  dalam suatu upacara yang agung di Candi Pha That Luang. Dia menulis bahwa dia khususnya merasa terkesan dengan “piramida yang besar sekali dan atapnya yang dilapisi emas yang beratnya sekitar seribu pounds”.

Karena emasnya, Candi ini sering menjadi sasaran dan dirampok berkali-kali oleh orang BurmaSiam dan Cina. Puncaknya saat Pha That Luang dihancurkan oleh invasi dari Thai pada 1828 yang meninggalkannya dalam kondisi rusak berat. Pada tahun 1900, ketika pendudukan Prancis, ada upaya untuk mengembalikannya ke desain aslinya berdasarkan gambar detail dari 1867 oleh arsitek dan penjelajah Prancis bernama Louis Delaporte. Namun usaha pertama mengembalikannya gagal dan candi ini dibangun kembali pada tahun 1930.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s