Porta Nigra

Germany - Porta Nigra

Porta Nigra dibangun dari batu antara tahun 186 dan 200 pada jaman Romawi. Bangunan ini berfungsi sebagai puntu gerbang untuk masuk kota Trier dengan empat pojok bangunannya berupa menara setengah lingkaran. Terdapat sejengkal halaman diantara dua pintu gerbang, dimana konturksi gerbang ini atas alasan yang masih belum jelas belum selesai pembangunannya. Hal ini terlihat dari beberap batuan yang ada diluar bagian utara bangunan.

Pada masanya, Porta Nigra merupakan salah satu dari empat pintu gerbang untum masuk kedalam kota, sebagaimana dalam sistem pembuatan kota-kota Romawi. Porta Nigra menjadi pintu masuk dari arah utara, sementara Porta Alba (Gerbang Putih) pintu masuk dari timur, Porta Media (Gerbang Tengah) menjadi pintu masuk dari Selatan dan Porta Inclyta (Gerbang Terkenal) menjadi pintu masuk dari arah barat. Saat ini hanya Porta Nigra yang masih berdiri dengan kokoh.

Pada awal abad pertengahan, bangunan-bangunan pintu gerbang banyak yang dibongkar untuk diambil batu dan besi-besinya bagi pembangunan bangunan lain. Di Porta Nigra, jejaknya dapat terlihat dari beberapa batuan dan besi di bagian utara gerbang. Untuk menyelamatkan Porta Nigra, bangunan ini kemudian menjadi gereja. Pada 1802 Napoleon Bonaparte menutup gereja ini dan di 1804 memerintahkan untuk memperbaiki dan mengembalikan Porta Nigra sebagaimana fungsi awalnya sebagaimana dibangun oleh Romawi.

Pada 1986 Porta Nigra mendapat pengakuan sebagai Cagar Budaya Dunia, World Heritage Site, bersama dengan berbagai monumen Romawi di kota Trier dan sekitarnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s